Dunamis Logo
List of Articles
 
home > knowledge-center > Kafilah Tetap Sampai Tujuan

Kafilah Tetap Sampai Tujuan

Tuesday, 17 May 2016

 

article photo

Oleh : Dunamis Organization Services


"Anda tidak akan sampai tujuan jika Anda (selalu) berhenti dan melempar batu ke setiap anjing yang menggonggong." Itu kata Winston Churchill. Petuah lama bilang, "anjing menggonggong kafilah berlalu." Kita semua adalah kafilah (orang dalam perjalanan) dengan tujuan berbeda - beda.

Setiap tahun, orang-orang berunding soal tujuan ini dalam perencanaan-perencanaan selama setahun mendatang. Rutinitas ini kemudian kehilangan gairah karena kadang terlalu banyak kita berhenti untuk mengambil batu dan melemparnya ke setiap anjing. Dalam buku The 4 Disciplines of Execution, hal ini dikenal dengan whirlwind. Ada saja godaan-godaan sehari-hari yang membuat kita lupa kepada tujuan semula. Alih-alih menyiapkan peta dan sepatu yang pas untuk perjalanan, yang terjadi justru kita fokus membawa sekarung batu untuk melempar anjing. Seringkali produktivitas terganggu bukan karena kita tidak punya tujuan. Produktivitas terjadi karena terlalu banyak godaan di tengah jalan.

Seperti umumnya perjalanan, tujuannya itu semestinya tidak usah banyak. Satu tujuan itu lebih baik daripada dua tujuan. Dua tujuan itu lebih tepat daripada memaksakan diri dengan empat tujuan. Kalau Anda nekat dengan empat tujuan, percayalah, itu seperti sistem kerja jasa kurir. Bisa jadi barang sampai tujuan tapi tidak ada yang Anda raih secara maksimal dan dikerjakan selalu dengan terburu-buru. Anda tentu tahu hasil kerja seperti apa bila dilakukan dengan tergesa-gesa sepanjang masa.


Nah, kalau satu tujuan sudah ditentukan dan kemudian gagal? Pengalaman Dunamis dalam mengantarkan berbagai perusahaan meraih sukses menunjukkan, godaan terberat adalah terhindar dari godaan pekerjaan sehari - hari. Itu adalah pekerjaan yang memang harus dilakukan dalam keseharian tetapi tidak secara langsung berpengaruh kepada tujuan bersama organisasi. Kegagalan yang umum terjadi adalah sulit menghindar dan bahkan sulit mengidentifikasi penting-tidaknya sebuah pekerjaan.

Sekarang, coba Anda ingat-ingat. Dalam nyaris setengah perjalanan dalam tahun ini, apa saja yang Anda lakukan untuk meraih tujuan utama organisasi tahun ini? Pilah berbagai pekerjaan yang sudah Anda lakukan dan bandingkan dengan perencanaan. Kalau meleset dari perencanaan, itu memang umum terjadi. Namanya juga perencanaan. Akan tetapi, apakah arah yang Anda tuju sudah benar? Seberapa sering Anda menjadikan sasaran utama tahun ini sebagai acuan? Jangan-jangan, yang Anda lakukan hanya sekadar menghalau rutinitas sehari-hari.

Perhatikan orang-orang di tim Anda, Apakah mereka juga melakukan hal yang sama? Biasanya, pengaruh whirlwind itu menular. Ini semacam penyakit influenza yang sering dianggap wajar, mudah menular, dan menurunkan aktivitas.


Senyampang masih belum terlambat, ada baiknya apabila hal-hal seperti ini perlu dibenahi. Meningkatkan produktivitas kerja akan menjadi kehilangan tenaga kalau kita tidak menata potensi yang ada untuk meraih sasaran.

Jim Huling, salah satu penulis buku The 4 Disciplines of Execution, pernah bercerita betapa mudahnya bila segala hal itu bisa diatur sesuai rencana. Namun, seringkali distraksi lebih sering terjadi. "Kita terjebak melakukan hal yang itu-itu saja," kata Huling suatu ketika berkunjung ke Jakarta.

Rutinitas adalah bagian dari kedisiplinan. Akan tetapi, rutinitas juga merugikan manakala tidak ada kreativitas dalam mengelola tujuan.

Setelah hampir setengah tahun lewat, rutinitas macam apa yang terjadi di tim Anda? Setengah perjalanan itu masa yang rawan. Ini adalah titik di mana tim Anda harus berlari cepat, jalan biasa, atau putus asa. Bila tim Anda menggunakan 4DX, hal-hal ini akan segera terdeteksi sesegera mungkin. Dapat dikatakan, 4DX menyediakan permainan dalam rutinitas dan sekaligus peta yang jelas. Anggaplah itu GPS, Anda akan segera tahu apakah tersesat atau tidak. Juga, apakah tim Anda perlu mengubah metode atau mempertahankan cara lama. Dengan kata lain, anjing menggonggong adalah salah satu indikator yang bisa Anda abaikan. Anggaplah itu bagian dari permainan dan bukan karena salah jalan. (D)