Dunamis Logo
home > knowledge-center > press release > - Jim Huling, Yuddy Chrisnandi, dan Pencapaian Target -

- Jim Huling, Yuddy Chrisnandi, dan Pencapaian Target -

Thursday, 12 February 2015

 

article photo

Oleh : Asri Larasati, Corporate Communications


- Jim Huling, Yuddy Chrisnandi, dan Pencapaian Target -

Jakarta, 12 Februari 2015 - Mencapai target itu bukan tujuan akhir. "Yang lebih utama adalah mencapai sustainable result," kata Jim Huling. Hal ini disampaikan dalam acara "4 Disciplines for Stunning Performance" seminar. Dalam acara yang juga dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi ini, Jim Huling berbagi pengalaman kepada praktisi bisnis di Indonesia tentang bagaimana menerapkan sistem kerja yang maksimal dan berkelanjutan (sustainable). Konsultan manajemen dari FranklinCovey ini diundang oleh Dunamis Organization Services untuk berbagi pengalaman dan membuka wawasan para pelaku bisnis di Indonesia.

Meraih Target Berkelanjutan

Dengan menerapkan The 4 Disciplines of Execution (4DX), banyak perusahaan-perusahaan tingkat dunia yang berhasil mencapai sukses dan termasuk dalam daftar Fortune 500. "4DX sudah banyak juga diadopsi di Asia dan Brazil," kata Huling dalam acara yang digelar di Financial Hall, Graha CIMB Niaga, Jakarta ini pada 12 Februari 2015.
Ia mengingatkan bahwa langkah penting yang harus diambil adalah fokus. Dalam terminologi 4DX, hal ini disebut sebagai Wildly Important Goals. Banyak pemimpin organisasi atau perusahaan yang terjebak dengan tujuan yang beragam. Oleh karena ketidakfokusan itu maka banyak tujuan yang tidak tercapai. Riset yang dilakukan oleh FranklinCovey menunjukkan, idealnya maksimal hanya ada dua target. Apabila lebih dari itu, siap-siap saja untuk tidak mencapai target yang maksimal. Alternatifnya adalah dengan mengerjakan satu tujuan terlebih dahulu, baru kemudian secara gradual menyelesaikan lainnya.

Ia mencontohkan bagaimana sistem pesawat terbang yang antre untuk melandas di bandara. Huling terkesan dengan sistem ini ketika ia harus menunggu pesawat di Atlanta, kota di mana ia tinggal. Sebagai bandara dengan lalu lintas paling padat di dunia, ada begitu banyak pesawat yang harus melandas. Namun, pesawat-pesawat itu harus bersabar untuk antre, satu per satu. Hal ini untuk memastikan bahwa mereka bisa mendarat dengan sempurna. Dari sisi efisiensi, sistem ini lebih cepat dan menjamin keselamatan dibandingkan apabila pesawat dilandaskan secara bersama. Hal ini tidak lepas dari sistem kerja otak manusia yang bisa bekerja maksimal dikala fokus.

Fokus Indonesia

Sebagai menteri yang bertanggung jawab terhadap kualitas aparat negara, Yuddy mengaku sudah membaca buku The 4 Disciplines of Execution yang ditulis oleh Jim Huling, Sean Covey dan Chris McChesney. Pada dasarnya, pemerintah di bawah Presiden Joko Widodo juga telah menentukan fokus apa saja yang bisa diraih dalam jangka waktu lima tahun ini.

"Saat ini yang perlu kita ubah adalah mindset,"kata Yuddy. Pola pikir (mindset) aparat negara umumnya masih bersikap seperti priyayi. "Mereka harus bisa menjadi birokrat yang melayani rakyat," lanjut Yuddy. Oleh karena itu, beberapa langkah telah ditempuh untuk merealisasikan tujuan ini. Salah satunya adalah dengan pelayanan satu atap dalam pengurusan investasi. “Kita potong birokrasi yang berbelit," kata Yuddy diikuti dengan penjelasan bahwa hal ini akan memangkas kemungkinan sogok - menyogok dalam perizinan usaha.

Kebijakan itu juga terkait dengan proses rekruitmen pegawai negeri. Departemen Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah menerapkan sistem rekruitmen dengan sistem daring (online). Hal ini agar prosesnya bisa dipantau dan sebisa mungkin transparan. Tentu saja, sistem ini diharapkan bisa berkelanjutan (suistainable) seperti yang biasa tercapai dalam penerapan 4DX.

------------ooOOoo------------
Tentang Jim Huling
Publik mengenal Jim Huling sebagai sosok yang dinamis dan penuh inspirasi. Jim merupakan Managing Consultant di FranklinCovey untuk program The 4 Disciplines of Execution. Para klien sangat menghargai kemampuan Jim dalam membantu mereka mengeksekusi prioritas-prioritas utama mereka.

Karir Jim mencakup sebagai pemimpin korporat selama lebih dari tiga dekade, dari organisasi FORTUNE 500 hingga perusahaan swasta, termasuk jabatan sebagai CEO di sebuah perusahaan yang diakui sebagai "25 Perusahaan Tempat Bekerja Terbaik di Amerika".

Sebelum bergabung dengan FranklinCovey, Jim adalah salah satu pemimpin bisnis pertama yang mengadopsi The 4 Disciplines of Execution di perusahaan yang dipimpinnya. Jim telah bekerjasama dengan beragam industri seperti perbankan dan finansial, teknologi, konstruksi, konsultan bisnis hingga telekomunikasi.

Tentang Dunamis Organization Services:
Berdiri sejak tahun 1991, Dunamis Organization Services merupakan perusahaan global yang berfokus pada peningkatan kinerja melalui pengembangan sumber daya manusia dan sistem. Dunamis membantu organisasi mencapai hasil dimana perubahan perilaku manusia dibutuhkan. Misi Dunamis adalah "enable greatness in people and organizations everywhere."

Pada tahun 1992, Dunamis Organization Services menjadi mitra berlisensi dari Franklin Covey Co. (NYSE:FC), sebuah organisasi global yang memberikan jasa pelatihan dan konsultasi dalam bidang kepemimpinan, strategi eksekusi dan efektifitas individu yang berada di 147 negara.

Mulai tahun 2012, Dunamis Organization Services juga menjadi mitra berlisensi dari Vital Smarts yang berfokus pada high-leverage skills untuk meningkatkan kinerja organisasi.

Di Indonesia, klien-klien Dunamis Organization Services meliputi berbagai sektor industri berskala multinasional, nasional hingga pemerintahan. Solusi-solusi Dunamis Organization Services meliputi 7 area yaitu: Leadership & Trust, Productivity & Sales Performance, Execution, VitalSmarts Skills, Organizational Alignment (Diagnostic, Knowledge Management & Corporate Culture), Human Capital System dan Education.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Dunamis, silakan hubungi:
Asri Larasati Suryajaya
Corporate Communications
Dunamis Organization Services
T: 572 0761
Hp: 0812 814 6051
F: 572 0762
E: asri@dunamis.co.id
www.dunamis.co.id