Dunamis Logo
home > knowledge-center > press release > PENGETAHUAN KUNCI MENGHADAPI EKONOMI KREATIF 2015 INDONESIAN MAKE STUDY AWARD

PENGETAHUAN KUNCI MENGHADAPI EKONOMI KREATIF 2015 INDONESIAN MAKE STUDY AWARD

Thursday, 13 August 2015

 

article photo

Oleh : Asri Larasati, Corporate Communications


Jakarta, 13 Agustus 2015 - Dunia bisnis Indonesia memasuki babak baru dengan konsep ekonomi kreatif yang mengintegrasikan informasi dan kreativitas dalam kegiatan ekonominya. Untuk menciptakan ekonomi kreatif peran sumber daya manusia di organisasi sangatlah penting dalam memenangkan persaingan global melalui ide dan knowledge yang inovatif untuk dapat bersaing.

"Tren MAKE Studi di dunia berfokus pada creative process dan creative employees. Bagaimana perusahaan dapat meningkatkan kemampuan dan kapabilitas karyawannya terutama ketika ketika perusahaan dituntut untuk adaptif terhadap berbagai perubahan," demikian diungkapkan Chairman 2015 Indonesian MAKE Study, Robby Susatyo. Sejalan dengan tren di dunia, Indonesian MAKE Study tahun ini mengambil tema "Winning the Competition in the Creative Economy".

Proses 2015 Indonesian MAKE Study telah dimulai sejak bulan Maret 2015 dengan tahap nominasi dimana 39 organisasi berhasil terpilih sebagai nominee. Dalam tahap seleksi, 23 orang panelis yang terdiri atas praktisi KM dan pemimpin bisnis, menyaring 17 organisasi sebagai finalis studi ini. Hari ini, 13 Agustus 2015, akan diumumkan pemenang 2015 Indonesian MAKE Study Award yang merupakan organisasi yang dikagumi dalam pengelolaan pengetahuan mereka.

Acara 2015 Indonesian MAKE Study Award hari ini menghadirkan pembicara dari Telkom Indonesia, yaitu Bp Ery Punta Hendraswara - AVP Convergence Strategy & Innovation Value. Telkom Indonesia yang membawakan topic "Knowledge for Impactful Result" memberikan sharing tentang bagaimana digital valley yang mereka kembangkan berperan dalam strategi bisnis Telkom.

Pembicara kedua, Ibu Suryani Sidik Motik - Ketua Umum HIPPI (Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia) yang juga Project Director WeConnect Indonesia, berbagi kepada para peserta mengenai bagaimana aplikasi knowledge-based economy terhadap pemberdayaan perempuan di dunia usaha.

Sementara itu, narasumber dari Sumber Alfaria Trijaya, Bp Tri Wasono Sunu - GM Human Capital Development, memaparkan bagaimana strategi Alfamart dalam memaksimalkan pengetahuan dari luar perusahaan untuk meningkatkan kemampuan inovasi mereka.

Di akhir acara, akan dianugerahkan 2015 Indonesian MAKE Study Award kepada organisasi yang memiliki pengelolaan pengetahuan paling dikagumi di Indonesia. "Para peserta kami harapkan akan semakin terbuka wawasannya mengenai ekonomi kreatif setelah mengikuti acara hari ini. Pengetahuan menjadi kunci penting dalam ekonomi kreatif karena ide dan kreativitas berkembang seiring semakin berkembangnya pengetahuan dan teknologi," Robby menambahkan.

-------------------oOo---------------------

Catatan:
Tentang MAKE Study
MAKE (Most Admired Knowledge Enterprise) Study pertama kali diadakan adalah pada tahun 1998 oleh Teleos yang bekerjasama dengan KNOW Network. Teleos adalah sebuah badan penelitian mandiri di bidang knowledge management dan intellectual capital. Indonesian Most Admired Knowledge Enterpise (MAKE) Study merupakan studi tentang perusahaan berbasis pengetahuan yang paling dikagumi di Indonesia dan diselenggarakan oleh Dunamis Organization Services sejak tahun 2005. 3 (tiga) pemenang Indonesian MAKE dengan nilai agregat tertinggi akan mewakili Indonesia dalam ajang Asian MAKE.


Tentang Dunamis Organization Services:

Berdiri sejak tahun 1991, Dunamis Organization Services merupakan perusahaan global yang berfokus pada peningkatan kinerja melalui pengembangan sumber daya manusia dan sistem. Dunamis membantu organisasi mencapai hasil dimana perubahan perilaku manusia dibutuhkan. Misi Dunamis adalah "enable greatness in people and organizations everywhere."

Pada tahun 1992, Dunamis Organization Services menjadi mitra berlisensi dari Franklin Covey Co. (NYSE:FC), sebuah organisasi global yang memberikan jasa pelatihan dan konsultasi dalam bidang kepemimpinan, strategi eksekusi dan efektifitas individu yang berada di 147 negara.

Mulai tahun 2012, Dunamis Organization Services juga menjadi mitra berlisensi dari Vital Smarts yang berfokus pada high-leverage skills untuk meningkatkan kinerja organisasi.

Di Indonesia, klien-klien Dunamis Organization Services meliputi berbagai sektor industri berskala multinasional, nasional hingga pemerintahan. Solusi-solusi Dunamis Organization Services meliputi 7 area yaitu: Leadership & Trust, Productivity & Sales Performance, Execution, VitalSmarts Skills, Organizational Alignment (Diagnostic, Knowledge Management & Corporate Culture), Human Capital System dan Education.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Indonesian MAKE Study, silakan hubungi:
Asri Larasati Suryajaya
Corporate Communications
Dunamis Organization Services
T: 572 0761
Hp: 0812 814 6051
F: 572 0762
E: asri@dunamis.co.id
www.dunamis.co.id